Postingan

Musibah

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ شَوْكَةٍ فَمَا فَوْقَهَا إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً أَوْ حَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً "Tidak ada satupun musibah (cobaan) yang menimpa seorang muslim berupa duri atau semisalnya, melainkan dengannya Allah mengangkat derajatnya atau menghapus kesalahannya" (HR. Muslim) مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللَّهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا "Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya." [HR. Bukhari dan Muslim] Allah Maha Pengasih, Maha penyayang, dan Maha Pengampun. Dengan datangnya musibah pada diri kita, menandakan bahwa Allah sangat sayang pada makhlukNya. Tidak bisa dipungkiri, bahwa kita mempunyai dosa yang sangat banyak. Dengan datangnya musibah pada diri kita, Allah ingin menggugurkan dosa-dosa kita.  Apa yang harus kita lakukan saat mu...
INSECURITY (KETIDAKAMANAN) Pernah nggak si kalian merasa insecure (tidak aman)? Kalian pasti pernah mengalaminya. Entah itu merasa insecure terhadap penampilan, pengetahuan, kepribadian atau yang lainnya. Hal ini sangatlah wajar. Setiap orangpun pernah mengalaminya. Insecurity terbentuk karena adanya suatu pengalaman. Pengalaman yang akan membuat kita terus belajar darinya. Contoh kita sering insecure saat akan speak up di depan umum, takut kalau apa yang kita sampaikan tidaklah penting dan tidak berbobot seperti yang disampaikan oleh teman kita. Contoh lain kita merasa insecure terhadap penampilan kita. Penampilan yang sangatlah sederhana jika dibandingkan dengan teman kita yang terlihat lebih cantik dan menarik. Sebenarnya insecure ini sangatlah tidak baik terhadap diri kita. Bolehlah, sekali-kali merasa insecure . Tetapi hal ini sangatlah tidak ada manfaatnya jika kita terus merasakannya. Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah hilangkan negative thinking te...
Gambar
TIM COVID-19 Saya bekerja di RSUP Dr Kariadi Semarang bagian rawat inap dewasa. Ruang rawat inap percepatan untuk program operasi dan brachiterapi lebih tepatnya. Walaupun kami masih menerima juga pasien yang bukan rencana program tersebut. Adanya pandemi covid-19 ( makhluk tidak kasat mata ) yang mulai mewabah di kawasan RS, mengakibatkan banyak DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien) yang membatalkan program operasinya. Sehingga banyak pasien tidak jadi masuk ruangan kami, yang berdampak pada berkurangnya jumlah pasien sampai setengah dari kapasitasnya. Hal ini mengakibatkan tenaga perawat melebihi kapasitas dalam perawatan pasien sehingga kamipun diperbantukan di ruangan lain. Suatu hari, ada wacana bahwa dibutuhkan beberapa perawat untuk backup tim covid. Ruangan yang ditunjuk adalah ruang kepodang dan garuda. Ruangan kami diambil 15 tenaga perawat yang dibagi dalam 3 gelombang. Sebelumnya sudah ada 2 teman kami yang membantu backup ruang IGD covid dan ICU. Saya termasuk ora...
Stop Stigma Negatif Pada Tenaga Kesehatan dan Pada Pasien Positif Corona (Covid-19) Kami sangat menyayangkan tindakan warga yang menolak jenazah teman kami. Kami sebagai garda terdepan yang merawat pasien dengan covid-19 malah diperlakukan sangat tidak manusiawi saat ada teman kami yang menderita penyakit tersebut. Miris sekali melihat jenazah ditolak di dua tempat, sampai-sampai ibu Ny N memohon-mohon untuk dimakamkan di tempat tersebut. We see human, but not humanity... Apakah mereka belum mendapatkan edukasi terkait keamanan jenazah pasien positif covid-19 ataukah memang mereka yang terlalu fobia dengan virus tersebut? Tolonglah jangan tutup mata, tutup telinga, apalagi tutup hati. Coba kalian "wahai warga terhormat", membaca dan memahami bahwa jenazah pasien positif covid-19 telah dilakukan pemulasaran jenazah pasien dengan penyakit menular sesuai dengan SOP yang berlaku. Dikafani, dibungkus plastik, didesinfektan, dan lainnya. Ada kutipan dari Kepala Departemen...
Jodoh Saat usia tak lagi muda, yang terpikirkan hanyalah masalah jodoh. Saat ini usiaku mau menginjak 28 tahun tetapi aku belum menikah. Bukannya tidak pengen menikah, pengen banget. Pengen menyempurnakan separuh agama. Tetapi entahlah... Ini semua sudah takdir dari Allah. Kita dipertemukan dengan beberapa orang yang kita sangka mereka jodoh kita. Tetapi ternyata bukan, kita hanya menjaga jodoh orang lain. Agak risih sebetulnya tiap kali ditanya tentang jodoh. Mbok ya jangan tanya hal-hal sensitif seperti itu. Sekali-kali tanya kabar, "Bagaimana kabarmu hari ini? Apakah harimu menyenangkan? Tidurmu nyenyak? Sehat to?" Bukannya tidak mau memikirkannya, tetapi biarlah sekali-kali buat harinya bahagia. Tidak melulu galau masalah jodoh. Oh ya, aku sering sekali melow saat melihat status teman-teman dengan anak dan suaminya. Muncul perasaan kenapa aku belum seperti mereka, kenapa aku tidak di posisi mereka. Sempat su'udzon pada Allah. Aku merasa Allah tidak adil. Te...
Julukan OTOPET Apa itu Otopet ? Otopet itu artinya "orang teko mepet". Julukan ini diberikan oleh teman kerjaku. Lucu kan... Julukan ini diberikan karena aku termasuk golongan "orang2 teko mepet" maksudnya datangnya mendekati waktu pergantian shift. Misal, pergantian shift jaga pagi ke siang jam 14. Tapi datangku jam 14 kurang 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2 menit. Bahkan pernah juga 1 menit. Astagfirullah ... Awal2 sih memang aku paling rajin ya datang kurang 30menit, atau lebih. Hehehe Makin kesini makin bandel aja jadinya. Maklumlah, kos2an deket dari tempat kerja. 😅 Pernah juga merasa lebih awal siap2nya. Tau2nya udah mepet aja. Tetep aja ya, mepet . Tapi Alhamdulillah, aku baru sekali telat datang kerja. Aku lupa, dulu ada urusan apa ya sampai2 telat gitu 😪 Absensi kerja dengan fingerprint , jadi harus disiplin tuh. Kalau tidak disiplin nanti penilaian kinerja buruk dan akan mempengaruhi gaji kita. Dipotong gitu... Sebaiknya kita datang lebih awal y...
Profesiku menyimpang dari Cita2ku Sudahlah tentu kita mempunyai cita2 dari kecil. Seperti halnya mau jadi dokter, guru, pilot, tentara, polisi, dll. Sejak kecil saya memiliki cita2 ingin menjadi guru. Maklum lah, dibesarkan dari keluarga guru pastinya. Jadi, cita2 seorang anak yang mengikuti orangtuanya 😁 Bertambahnya tahun, lebih spesifik lagi cita2nya. Yaitu ingin menjadi guru matematika. Ya, saya sangat mencintai pelajaran matematika. Lumayan lah, SMP lomba sampai di tingkat karesidenan Pati (olimpiade MIPA). Kalau SD lomba cerdas cermat (colestung, moco-nulis-itung) dan mapel IPU (Ilmu Pengetahuan Umum) sampai tingkat kabupaten. Kalau SMA, masih banyak yang lebih pintar daripada saya. Jadi saya tidak ikut lomba2. Smansa Rembang gitu 😄 Oh ya teman,.. Saat SMA, cita2ku bertambah lagi. Kalau tidak guru matematika, guru PPKN, guru Agama Islam, guru Bahasa Jawa,. Hehehe Tau lah ya, saat2 akhir sekolah harus menentukan mau menjadi apa kita nanti. Jadi agak bingung ju...